Informasi diperoleh detikcom, peristiwa itu terjadi sekitar 19.10 WIB, Senin (14/5/2012). Seorang satpam SPBE setempat, Tedi, melaporkan adanya bom molotov. Saat bertugas, ia mendegar suara ledakan keras di sekitar kumpulan tabung gas yang sudah kedaluarsa.
Bom molotov itu sempat menimbulkan api yang cukup membesar dan membuat panik petugas satpam di area SPBE setempat. Namun dengan cepat, api dapat dipadamkan sehingga tidak menyebar ke areal berbahaya lain.
Tidak lama kemudian, personel Polres Lhokseumawe turun ke lokasi kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa bom molotov yang telah meledak dan juga yang tidak meledak karena jatuh ke kolam di lokasi SPBE milik PT Kuta Lhokseumawe Gas itu.
Kepala Polisi Sub Sektor Muara Dua Iptu Ramli membenarkan ada kejadian tersebut dan saat ini kasusnya sedang ditangani pihak Polres Lhokseumawe untuk penyelidikan lebih lanjut
"Saat ini kasus tersebut sudah di tangani oleh pihak Polres Lhokseumawe," kata Ramli.
Pasca kejadian, penyidik Polres Lhokseumawe memeriksa satpam yang sedang bertugas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) Lhokseumawe dan beberapa saksi mata lainnya.
(trw/trw)











































