Bila Black Box Dianalisa di Rusia, KNKT Tetap Harus Kawal

- detikNews
Selasa, 15 Mei 2012 12:10 WIB
Jakarta - Pihak Rusia berkeinginan membawa pulang black box Sukhoi Superjet 100. Jika akhirnya pemerintah memberi izin soal hal itu, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tetap harus mengawal proses penyelidikannya.

"Itu ada aturannya tersendiri, tapi kita yang mengendalikan. Kalau mau dibawa harus kita kawal," ujar Menteri Perhubungan EE Mangindaan di Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (15/5/2012).

Namun Mangindaan mengatakan proses penyelidikan black box tetap dibawah kendali KNKT Indonesia.

"Kalau dia punya alatnya (untuk buka dan analisa rekaman), dibawa ke sini kan bisa. Siapa tahu bahasanya (intruksi di black box) Rusia," tuturnya.

Dia mengatakan hingga kini belum ada laporan bila black box Sukhoi SuperJet 100 sudah bisa diambil. Namun lokasi pecahan bagian ekor tempat penyimpanan black box sudah diketahui, yaitu di dasar jurang sedalam 400 meter di lembah Gunung Salak.

"Ekornya pesawat masih di sana, nah black box biasanya di ekor. Kemungkinan juga masih ada korban yang terlempar di sana," jelas Mangindaan.

(lh/rmd)