"Kami sudah meminta ke pimpinan untuk segera memanggil Kementerian Perhubungan, KNKT, Basarnas untuk mendapat penjelasan rinci tentang musibah tersebut. Kemungkinan Minggu ini," kata anggota Komisi V DPR, Saleh Husen, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/2012).
Komisi V akan menanyakan kemajuan evakuasi dan identifikasi korban. Kemudian menyangkut perizinan penerbangan Sukhoi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komisi V juga akan menelusuri perizinan penerbangan Sukhoi ke Gunung Salak. Kemenhub diminta terbuka menjelaskan apa adanya.
"Kami meminta agar Kementerian Perhubungan segera menjelaskan apakah kementerian (otoritasnya) sudah atau belum memberikan ijin terbang kepada pesawat Sukhoi naas tersebut. Dari sini akan ketahuan dan seandainya belum maka berarti ada pihak tertentu yang memaksa pesawat tersebut dibolehkan terbang," tandasnya.
(van/rmd)











































