Golkar Tidak Akan Ambil Sikap Netral Aktif
Minggu, 15 Agu 2004 13:37 WIB
Jakarta - Politisi muda Partai Golkar, Ferry Mursyidan Baldan mengatakan tidak setuju jika Golkar mengambil sikap netral aktif dalam pemilihan presiden putaran kedua."Tidak adalah seperti itu. Netral aktif itu kan tidak jelas netral seperti apa. Dengan netral pun kita kan harus tetap memilih," katanya di sela Rapimnas Partai Golkar di Hotel Menara Peninsula, Minggu (15/8/2004).Sebelumnya, Priyo Budi Santoso, politisi muda Partai Golkar mengusulkan afar Partai Golkar netral. "Dalam konteks ini saya termasuk yang mengusulkan lebih bagus Golkar mengambil sikap netral," kata Priyo.Ferry malah mengkhawatirkan, sikap netral itu akan mengarah kepada golput. "Jangan-jangan arahnya malah golput. Kan repot kalau seperi itu. Bayangkan saja jika partai pemenang pemilu menganjurkan golput, kan tidak sehat bagi demokrasi," kata Ferry.Dia juga membantah pernyataan Priyo bahwa banyak DPD cenderung memilih SBY-Kalla. "Tidak juga. Mungkin dia menyampaikan pengalaman dia sendiri, kan bukan dia saja yang punya pengalaman itu," tandas Ferry.Menurut Ferry, koalisi bagi Golkar tidak hanya berarti berapa kursi bagi Golkar. "Kita bicara koalisi tidak sekadar bicara kursi. Yang penting berkoalisi dengan partai yang signifikan hasil pemilunya," tandasnya.Dan dia beranggapan Golkar paling ideal berkoalisi dengan PDIP. "Saya kira ada PDIP di situ, ada PPP dan sebagainya. Itu jadi bagian penting. Ini bukan sekadar partai kita dapat apa. Itu bukan substansi dari koalisi," tandasnya.
(tis/)











































