PDIP, Arah Koalisi Golkar
Minggu, 15 Agu 2004 11:00 WIB
Jakarta - Ketua umum Partai Golkar, Akbar Tandjung menegaskan, DPP Partai Golkar cenderung berkoalisi dengan partai besar. "Sudah bisa diartikan kemana," kata Akbar."Mengenai koalisi kecenderungan yang ada di pusat berkoalisi dengan partai besar," tandas Akbar Tandjung sebelum membuka Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar di Hotel Menara Peninsula, Jl. S. Parman, Jakarta, Minggu (15/8/2004). Ditanya arahnya kemana, Akbar langsung menjawab meskipun masih belum tegas tetapi sudah bisa diketahui jawabannya. "Kita belum memutuskan tetapi kalau saya mau katakan DPP cenderung berkoalisi dengan partai besar kan sudah bisa bisa diartikan kemana," kata Akbar.Melihat dua kontestan penyokong calon presiden yaitu PDIP dengan Megawati Soekarnoputri dan Partai Demokrat dengan Susilo Bambang Yudhoyono, sudah bisa diketahui partai besar yang dimaksud Akbar tentu adalah PDIP. Pada pemilu legislatif baru lalu, PDIP mendapat 109 kursi sedangkan Partai Demokrat merebut 55 kursi.Akbar menampik kemungkinan partainya akan memilih bersikap netral dalam pemilihan presiden putaran kedua. "Yang akan dibahas adalah penentuan sikap itu, tentunya berkembang sebagai pikiran yang telah kami kembangkan di pusat adalah bahwa kita perlu berkoalisi," kata politisi kawakan kelahiran Sibolga, Sumatra Utara itu.Partai Golkar tetap memegang peranan penting menjelang pemilihan presiden putaran kedua 20 September nanti. Partai kuning ini adalah pemenang pemilu legislatif lalu yang sukses menggaet 128 kursi di Senayan.
(tis/)











































