Pembicaraan Pelucutan Milisi di Najaf Gagal
Minggu, 15 Agu 2004 01:26 WIB
Najaf - Pembicaraan tiga hari untuk melucuti milisi di kota suci Irak, Najaf, gagal. Perunding pemerintah Irak, Muwafaq al-Rubaie mengatakan dia segera meninggalkan kota, tempat para pejuang yang setia kepada ulama radikal Moqtada al Sadr melancarkan perlawanan terhadap pasukan pimpinan AS. "Pemerintahan saya berpandangan tak ada gunanya melanjutkan pembicaraan," kata Rubaie seperti yang dikutip dari BBC, Minggu (15/8/2004). Rubaie yang juga menjabat sebagai Penasihat Keamanan Nasional Irak kini pulang dengan penyesalan dan kekecewaan. Rubaie, mengatakan pembicaraan yang berlangsung "tak menghasilkan kesimpulan positif". Kamis sebelumnya, Rubaie terbang ke Najaf untuk bertemu dengan ulama garis keras Moqtada Sadr di tengah upaya setempat untuk menghentikan serangan yang dipimpin Amerika Serikat atas kota suci Muslim Syiah Najaf di Irak tengah. Namun gencatan senjata yang dicapai pada Jumat tampaknya masih berlaku, di saat para pendukung Sadr menggelar aksi di tempat suci Imam Ali.Seorang juru bicara Sadr menuding kegagalan ini kepada perdana menteri Irak."Anda tahu, kami telah setuju dengan Rubaie atas semua poin yang ada. Namun (Perdana Menteri) Allawi meminta mundur dan mengakhiri masalah ini," ujar Ali Samseem kepada televisi berbahasa Arab al-Jazeera.
(dni/)











































