"Iya ada. Berdasarkan keterangan dari Polda Metro, dan mereka juga hadir ketika pengambilan nomor urut kemarin, setiap calon dikawal 2 petugas polisi. Jadi itu total 4 polisi, 2 untuk cagub, dan 2 lagi untuk cawagub," ujar Ketua Pokja Pencalonan KPU DKI, Jamaluddin F Hasyim, kepada detikcom, Jakarta, Senin (14/5/2012).
Jamal mengatakan total polisi yang melakukan pengawalan dan pengamanan berjumlah 24 petugas. Mereka bersenjata lengkap, karena bertugas memberi jaminan dan perlindungan keselamatan bagi para calon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fasilitas pengawalan dan pengamanan keselamatan diberikan Polda Metro Jaya kepada setiap calon, kata dia, hingga selesainya Pilkada DKI. Khusus untuk pasangan calon yang menang, fasilitas tersebut diberikan hingga saat pelantikan.
Bagaimana jika ada calon yang menolak diberi pengawalan dan pengamanan?
"Itu silakan saja. Tapi perlu dikompromikan dengan petugas. Karena itu tugas polisi. Polisi juga tidak mau disalahkan kalau terjadi apa-apa dengan calon. Pengawalan dan pengamanan tentu saja diberikan untuk memberi perlindungan jiwa kepada calon," jelas Jamal.
Pemungutan suara akan digelar pada 11 Juli 2012 mendatang. Nomor urut 6 calon sudah ditetapkan.
Berikut susunan pasangan calon berdasarkan nomor urut:
1. Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli
2. Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria
3. Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama
4. Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini
5. Faisal Basri-Biem Benyamin
6. Alex Noerdin-Nono Sampono.
(rmd/nrl)











































