Abdul Hakim telah datang di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (14/5/2012) skeitar pukul 10.00 WIB.
Mengenakan kemeja batik warna coklat, dia tidak berkomentar mengenai pemeriksaan yang akan dijalaninya hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kasus ini KPK telah menetapkan mantan walikota Cilegon Aat Syafa’at. KPK juga sudah banyak memeriksa para saksi dalam kasus ini. Salah satunya, Direktur Utama (Dirut) Krakatau Steel (KS) Fazwar Bujang yang diperiksa pada Rabu (9/5) lalu.
Fazwar ditanya penyidik KPK seputar proses pembangunan Pelabuhan Kubangsari hingga seputar proses tukar guling lahan Kubangsari.
Pemkot dan KS beberapa waktu lalu telah menandatangani proses tukar guling lahan Kubangsari milik Pemkot dengan lahan di Warnasari milik KS. Tak hanya itu, lahan yang di atasnya telah dibangun dermaga tersebut juga mendapat pergantian biaya pembangunan yang dikeluarkan KS.
Pembangunan trestle Dermaga Pelabuhan Kubangsari dikerjakan PT Galih Medan Perkasa (GMP) sebagai pemenang tender. PT GMP dinyatakan sebagai pemenang tender karena mendapat nilai tertinggi dalam evaluasi administrasi dan teknis terhadap 240 peserta lelang pembangunan Pelabuhan Kubangsari yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
(/aan)











































