"Landing gear lengkap, engine kir-kanan lengkap, main body kemungkinan menggantung dan tertimbun longsoran tanah 10 kubik," kata Mayor (Paskhas) S Tambunan, di helipad Cijeruk, Kabupaten Bogor, Minggu (13/5/2012).
Bersama 14 orang anggota Paskhas TNI AU, dia berangkat menuju lokasi sejak Kamis lalu. Ketika tiba puncak Salak 1 tim dipecah untuk bisa sampai ke titik koordinat tujuan dengan hanya membawa peralatan untuk membuka areal di dasar lembah yang hendak dijadikan helipad darurat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diduga mayat awak pesawat, sebab dari bagian kepala rambut yang ditemukan bukan seperti orang kita," papar Tambunan yang baru siang ini tiba di Posko Cijeruk.
(ahy/lh)











































