Kesaksian seorang warga yang tinggal dekat posko tersebut, Agus, mengaku mendengar suara ledakan cukup keras pada Rabu (9/5) siang. Namun Agus tidak mengetahui asal suara ledakan tersebut karena tebalnya kabut saat itu.
"Suaranya keras, jelas terdengar. Suara ledakan di atas gunung. Tapi karena kabutnya tebal, jadi tidak bisa melihat dari mana ledakan itu," ujar Agus kepada detikcom, Sabtu (12/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat mendengar jelas suara ledakan karena di posisi 1.100 meter," kata Agus.
Sebelumnya, PT Trimarga Rekatama selaku representatif Sukhoi menduga pesawat naas tersebut menabrak tebing dan kemudian meledak. Tapi, kemungkinan pesawat itu tidak terbakar, karena tidak ada area yang terlihat hangus.
Proses evakuasi korban masih terus dilakukan. Sejauh ini, tim SAR telah menemukan 12 jasad korban dalam kondisi mengenaskan. Jasad itu sudah dimasukkan ke dalam kantung mayat dan menunggu dievakuasi.
(rmd/gah)











































