Trimarga: Tak Ada Pembatalan Pembelian Sukhoi dari Indonesia

Trimarga: Tak Ada Pembatalan Pembelian Sukhoi dari Indonesia

Andri Haryanto - detikNews
Jumat, 11 Mei 2012 14:09 WIB
Trimarga: Tak Ada Pembatalan Pembelian Sukhoi dari Indonesia
Jakarta - Jatuhnya Sukhoi Superjet 100 saat tengah terbang promosi membuat isu penjualan pesawat penumpang itu mencuat. PT Trimarga Rekatama, agen Sukhoi di Indonesia, menyatakan tidak ada pembatalan dari dua maskapai nasional yang telah memesan pesawat ini.

"Sepengetahuan saya tidak ada (pembatalan). Tadi malam waktu meeting dengan Sukhoi, Sky Aviation dan KNKT tidak ada pembicaraan itu," kata Sunaryo dari PT Trimarga Rekatama, di Bandara Halim Perdanakusumah.

Berikut ini wawancara wartawan dengan Sunaryo, Jumat (11/5/2012):

Pemasaran Sukhoi bagaimana?

Saya tidak bisa mempredisi karena kecelakaan di pesawat itu. Mungkin pembicaraan untuk delivery selanjutnya akan dibicarakan dari pihak Sukhoi Company dengan pihak pembeli. Saat ini pembelinya di Indonesia baru ada dua maskapai yaitu Sky Aviation dan Queen Air itu yang saya data. Ke depan saya tidak dapat pastikan walaupun Trimarga Rekatama itu sebagai representatif dari Sukhoi Company. Semua kita serahkan kepada kedua pihak penjual pembeli.

Ada pembatalan?

Tidak ada sepengetahuan saya. Tadi malam waktu meeting dengan Sukhoi ada dari Sky Aviation dan KNKT semua, tidak ada pembicaraan itu. Cuma dari Sukhoi bilang kejadian ini tidak akan berpengaruh pada produksi Sukhoi Superjet 100 di Rusia.

Pesawat rencananya mau dipakai di mana?

Saya tidak tahu persis yang saya dengar Sukhoi penumpangnya sedikit hanya 98 seat. Mungkin tidak untuk jarak jauh, mungkin untuk Indonesia bagaian timur. Tapi tergantung airline.

Jumlah yang dipesan?

Tidak ada pembatalan, sepengetahuan saya Sky Aviation pesan 12 dan Queen Airlines pesan 6 jadi baru 18. Dulu ada pemesan dari Kartika pesan 30 unit Sukhoi Superjet 100, tapi ditunda.

Kenapa ditunda?

Tidak tahu.

Kecelakaan ini berperngaruh pada penundaan ?

Pengaruh pasti ada. Tapi apa itu positif atau negatif itu yang kita tidak tahu. Kalau negatif kan pembeli tanya apa penyebabnya, apa human error, media atau karena pesawat itu. Nanti KNKT dan pihak Rusia akan mendapat konklusi atau hasil penyelidikan apa. Nanti akan disampaikan ke pihak pembeli.

Yakin akan laku ?

Saya tidak tahu tapi secara logika atau apapun juga mungkin akan berpengaruh. Semua terserah pembeli dalam hal ini airline. Kita dari Trimarga tidak bisa memperdiksi nanti tidak laku, karena kita penghubung antara penjual dan pembeli.

Sebelum kejadian peminat banyak ?

Banyak. Dari Indonesia dan Rusia juga ada yang mempergunakan.

Harga per unit berapa ?

US$ 35 juta.

Pesawat yang jatuh sama dengan konfigurasi yang dibeli Sky dan Queen ?

Yang saya dengar pembuatan mesin dari Rusia bekerjasama dengan Prancis. Untuk frame kerangka semua dibuat Rusia. Interiornya bekerjasama dengan Amerika. Sistem avioniknya bekerja sama dengan Tales.

Yang dibeli sama dengan kecelakaan ?

Sama, yang didemo di sini sesuai dengan apa yang dipesan oleh Sky dan Queen.

Kenapa Kartika menunda pembelian itu?

Ditunda tahun lalu. Tidak bisa diekspose di sini. Alasannya tidak tahu persis, penundaan satu setengah tahun lalu.

(nal/nrl)


Berita Terkait