Keluarga Direktur Operasional Pelita Air Service sempat memiliki firasat mengenai musibah yang menimpa Darwin Pelawi (54). Ia sempat enggan berangkat ke kantor dan berganti pakaian tiga kali.
"Dia itu seperti sedang buru-buru tapi juga malas-malasan berangkat ke kantor. Sempat ganti baju kerja tiga kali, biasanya nggak begitu," kata Kakak Darwin, Nila (62), saat ditemui di terminal keberangkatan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (11/5/2012).
Menurut Nila, pada pagi di hari keberangkatan Darwin bertingkah tak seperti biasanya. Ia seperti sedang terburu-buru hendak melakukan sesuatu, namun ia enggan berangkat ke kantor. Bahkan, ia sempat tiga kali berganti baju kerja sebelum berangkat ke kantor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita nggak tahu dia naik Sukhoi, istrinya juga nggak tahu. Pagi-pagi memang dia rapat sampai jam 11, mungkin dia naik yang kedua," tuturnya.
Nila baru mengetahui kabar Darwin setelah melihat berita di televisi. Saat itu, ia dan anggota keluarganya langsung menghubungi pihak Pelita Air Service untuk mengonfirmasi keberadaan Darwin.
"Terus ada orang Pelita datang ke rumah, ngabarin, semuanya kaget," ucapnya.
Saat ini Nila dan saudara-saudaranya menunggu kabar Darwin di terminal kedatangan Bandara Halim Perdanakusuma. Sementara istri dan anak-anak Darwin berada di rumah menerima kunjungan tetangga dan keluarga yang datang.
Darwin ikut dalam penerbangan Sukhoi sebagai undangan VVIP. Ia termasuk dalam rombongan kedua Joy Flight Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang terbang melintasi wilayah Gunung Salak.
(tor/gah)










































