Disangsikan Sukhoi Terjebak Kabut & Terganggu Sinyal HP

Disangsikan Sukhoi Terjebak Kabut & Terganggu Sinyal HP

Indra Subagja - detikNews
Jumat, 11 Mei 2012 13:57 WIB
Disangsikan Sukhoi Terjebak Kabut & Terganggu Sinyal HP
Jakarta - Sukhoi Superjet 100 menabrak tebing di Gunung Salak. Muncul banyak dugaan penyebab kecelakaan itu, salah satunya karena Sukhoi terjebak kabut di kawasan itu. Bagi para penerbang, zona Gunung Salak memang terkenal dengan kabutnya. Tapi soal kabut diragukan pihak PT Trimarga Rekatama, representatif Sukhoi di Indonesia.

"Itu bisa terjadi, tetapi seharusnya ada radar. Dia ada radar yang memberitahu di depan ada kabut," jelas Sunaryo, juru bicara PT Trimarga Rekatama, Jumat (11/5/2012).

Kemudian, radar di pesawat itu pun bisa tahu kalau di depannya ada gunung. Ada radar yang bisa melacak dan alat pengukur ketinggian, semuanya pun masih berfungsi baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pesawat ini masih baru," imbuhnya.

Muncul juga isu alat-alat canggih itu terganggu sinyal HP yang mungkin menyala. Tapi Sunaryo meragukan hal tersebut. Dia yakin HP tidak mungkin menyala di ketinggian itu.

"Saya kira tidak dari HP," tuturnya.

Sunaryo menjelaskan, dalam ketinggian, telepon seluler akan mati karena tidak ada sinyal. Jadi kalau ada yang menyebut alat di pesawat terganggu karena sinyal HP tidak beralasan.

"Jadi meski HP hidup, tidak akan bisa melakukan komunikasi," ungkapnya.

(ndr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini