"Dalam catatan kita, dalam tempo 15 tahun tidak kurang dari 12 kecelakaan penerbangan komersial yang menelan korban lebih dari 250 orang. Bila dibandingkan dengan negara-negara lain, angka ini termasuk tinggi. Artinya ada yang salah dengan sistem kontrol dalam dunia penerbangan kita," kata anggota Komisi V DPR Teguh Juwarno kepada detikcom, Jumat (11/5/2012).
Menurut Teguh, hal ini menjadi tanggung jawab penuh Kemenhub. Menurut Teguh, harus ada evaluasi menyeluruh dunia penerbangan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Teguh, kelalaian Kemenhub membuat kecelakaan pesawat terus terjadi. Seperti kecelakaan pesawat Sukhoi di Gunung Salak.
"Jajaran Kementerian Perhubungan harus menjadi pihak yang paling bertanggung jawab terhadap peristiwa musibahnya pesawat SSJ 100 ini. Karena meskipun ini maskapai atau produsen luar negeri, peristiwa ini terjadi di Yuridiksi NKRI, dalam wilayah kewenangan jajaran Kementrian Perhubungan," tandasnya.
(van/mad)










































