Staf Angie Pemegang Rekening 'Penampung Uang' Dipanggil KPK

Staf Angie Pemegang Rekening 'Penampung Uang' Dipanggil KPK

- detikNews
Jumat, 11 Mei 2012 10:03 WIB
Staf Angie Pemegang Rekening Penampung Uang Dipanggil KPK
Jakarta - KPK memeriksa staf Angelina Sondakh, Lindina Wulandari. Sang staf ini diketahui sebagai pemegang rekening penampung uang yang diduga mengalir ke politisi Demokrat itu.

"KPK memanggil Lindina Wulandari, dia staf AS," tutur Kabag Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, ketika dikonfirmasi, Jumat (11/9/2012).

Lindina merupakah salah seorang saksi yang paling dicari KPK terkait kasus Wisma Atlet dan permainan proyek di berbagai universitas yang menjerat Angie.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saksi lain yang juga memiliki peran penting bernama Jeffrey yang merupakan kurir Puteri Indonesia tahun 2001 itu.

Nama Lindina pernah disebut di persidangan M Nazaruddin beberapa waktu yang lalu. Namanya disebut dalam perbincangan antara Angie dan Mindo Rosalina Manulang, mengenai transfer uang ke dari pihak Permai Group ke Angie.

Dalam percakapan itu, Angie meminta Rosa untuk mengirimkan uang kepadanya, terkait bencana di Gunung Merapi ke rekening atas nama Lindina.

Saat itu Ketua Majelis Hakim Darmawati Ningsih menanyakan paraf Angelina dalam BAP terkait percakapannya dengan Mindo melalui BBM saat ia berkunjung ke kawasan Gunung Merapi di Jawa Tengah.

"Waktu ke Merapi, Saudara komunikasi dengan Mindo Rosa? Dalam BBM saudara menerangkan masih ada aktivitas di sana. BBM-nya, Bu, ini nomor rekening untuk bencana Merapi. Rekening atas nama M Lindina Wulandari (staf Angelina). Saudara paraf di halaman ini?," tanya Darmawati.

Darmawati mencecar, di BBM disebut Angelina meminta Mindo mengirim uang bantuan untuk korban Merapi ke rekening Lindina dan nomor rekening itu akan di-BBM kepada Mindo. "Bagaimana ini? tanyanya.

Akan tetapi Angie membantah percakapan itu berasal dari blackberry miliknya. Dia menjawab, "Mohon maaf, Yang Mulia, sekali lagi saya katakan saya tak mengenali pembicaraan tersebut dan saya tidak menggunakan BB."

Angelina juga tak mengakui istilah 'apel malang, 'apel washington', atau pun 'semangka' untuk kode permintaan uang kepada Mindo. "Tak pernah ada percakapan seperti itu," katanya.

Anggota majelis hakim Ugo meragukan keterangan Angelina yang menyatakan tak terlalu mengenal Mindo. Dalam BAP untuk Mindo, terungkap sejumlah rekaman percakapan dengan Angelina melalui BBM.

"Apa iya selama komunikasi melalui HP (handphone) tidak tahu kapasitas Rosa (Mindo). Sangat tidak masuk akal," ungkap Ugo.

Di persidangan, Angelina menuturkan baru mengetahui Mindo adalah Direktur Marketing PT Anak Negeri, anak perusahaan Grup Permai, setelah kasus suap wisma atlet terungkap. Ia selalu mengatakan, komunikasinya dengan Mindo hanya melalui handphone.

(/aan)


Berita Terkait