Evakuasi penumpang Sukhoi untuk sementara dihentikan dan akan dilanjutkan lagi besok pagi. Evakuasi terpaksa dihentikan karena medan yang berat dan hari yang sudah gelap. Tidak ada upaya mengulur-ulur waktu karena evakuasi ini telah berdasar standar internasional.
"Kita melaksanan sesuatu yang aman agar tugas bisa tercapai dengan standar yang kami recomended semua daya manusia kami berdayakan berdasarkan standar international," ujar Kepala Basarnas, Marsekal Madya Daryatmo, di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Kamis (10/5/2012).
Jika evakuasi dilanjutkan pada malam ini dikhawatirkan malah akan berbahaya. Pihak Basarnas mengatakan semua proses evakuasi dilakukan secara terukur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemungkinan penyelamatan akan dilakukan secara manual dengan menggunakan tali. Sehingga diharapkan korban berada di bawah tebing semua.
"Karena helipkopter yang memungkinan satu pesawat Puma, nanti akan kita dibawa ke posko Cijeruk yang nanti akan diestafetkan mengunakan mobil Volvo," sambung Daryatmo.
"Medan sangat terjal kita berjalan di gunung hutan, rupanya kita mendaki jadi tidak bisa berjalan biasa. Asumsi kami 3 jam tapi sampai sekarang masih di luar kendala akibat kondisi yang tidak memungkinkan. Kami tidak ada sengaja untuk memperlambat kegiatan ini karena menyangkut kejelasan nasib keluarga," paparnya.
(/ndr)











































