"Yang diminta Angie, jam besuk anaknya jangan sampai jam kantor. Karena dua anaknya, sekolah sampai pukul 15.00 WIB, baru sampai di tahanan pukul 17.00 WIB. Anak yang paling kecil, baru 2 tahun, belum mengerti apa-apa. Angie cuma ingin ketemu tiap hari 30 menit," kata pengacara Angie, Nasrullah, dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/5/2012).
Namun dia tak yakin permintaan Angie bisa direalisasikan. Menurutnya, ada yang berbeda di tahanan KPK. Dia mengaku kesulitan berkomunikasi dengan Angie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga mengaku pertemuan dengan Angie sangat dibatasi. Dia mengaku kesulitan mengadakan pembicaraan khusus dengan Angie.
"Pasal 54 KUHAP, mengizinkan penasihat hukum bertemu klien kapan pun, tapi hak saya ketemu klien pun dibatasi. Ada dualisme tindakan KPK dalam hal ini," tandasnya.
Angie ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan menerima pemberian atau janji terkait pembahasan proyek wisma atlet SEA Games di Kemenpora dan proyek pembangunan laboratorium universitas-universitas yang menjadi garapan Kemendikbud.
KPK juga sudah memblokir rekening Angie, di antaranya adalah rekening milik anak Angie senilai Rp 60 juta, rekening sebesar 10 ribu dolar AS atas nama Angelina Sondakh, dan satu rekening gaji miliki Angelina dari DPR sebesar Rp 50 juta.
(van/rmd)











































