"Saya menyampaikan turut berbelasungkawa atas kecelakaan pesawat Sukhoi ini saya sampaikan kepada keluarga. Semoga para keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan menerimanya. Semoga kesalahannya dimaafkan dan diterima amalnya. Yang kedua, ya inilah takdir. Ada jodoh, ada kematian, ada rezeki, itulah takdir yang harus kita yakin kepada siapa saja," kata Marzuki.
Hal ini disampaikan Marzuki kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya yakin ini kan dalam rangka promo. Dan ini kan bukan pabrik baru. Saya juga membaca Sukhoi ini dikerjakan para ahli dari berbagai negara dan sudah mendapat sertifikat dan Indonesia negara ke-4. Kita tidak bisa menyalahkan apapun," terangnya.
"Investigasi harus dilakukan terlebih dahulu dan diteliti penyebabnya. Apakah ada gangguan pesawatnya atau ada unsur nonteknis lainnya. Kita belum memberikan pendapat sebelum investigasi. Saya yakin semua sudah sesuai standar dan takdir itu bisa terjadi kepada siapa saja. Kita semua harus siap manakala takdir itu terjadi pada kita," tambah Marzuki.
Lalu apakah kecelakaan ini akan mempengaruhi rencana pembelian pesawat ini? "Ini kan perdagangan komersial. Sepanjang aturan sudah dipenuhi kita tidak bisa membatasi orang melakukan promosi,"tandasnya.
(van/tfq)











































