Anamuwana (40) tidak menangkap firasat atas insiden Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Puncak Gunung Salak yang dialami suaminya, Stephen Kamagi (43). Ia bilang sang suami pengurus di DPP Partai Demokrat.
Dalam data manifes, Stephen tercatat sebagai salah satu dari 45 penumpang yang ikut dalam joy flight kedua pada Rabu 9 Mei kemarin. Stephen ditulis dari Indo Asia.
"Bapak itu sebenarnya bukan dari Indo Asia," kata Anamuwana di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (10/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu 3 anak ini menceritakan Stephen diajak temannya, Edward Panggabean, ikut serta.
"Dia diajak temannya, Edward Panggabean, yang bekerja di Indo Asia untuk terbang kemarin," ujar Anamuwana yang menetap di Cimanggis, Depok, ini.
Menurut dia, Stephen sehari-hari membuka rental mobil dan menjadi pengurus di DPP Partai Demokrat di Jl Kramat VII.
"Dia itu menjelang keberangkatan terlihat senang sekali. Tiap pagi selama seminggu sebelum keberangkatan, dia terlihat terburu-buru dan senang," kata Anamuwana.
Anamuwana juga sempat mengantar Stephen. "Saya juga mengantar sampai di Indomaret. Tidak ada perasaan apa-apa," kata perempuan yang mengenakan baju batik warna abu-abu ini.
(aan/nrl)










































