Pagi yang Suram di Halim Perdanakusumah

Pagi yang Suram di Halim Perdanakusumah

- detikNews
Kamis, 10 Mei 2012 11:19 WIB
Pagi yang Suram di Halim Perdanakusumah
Jakarta - Terminal kedatangan bandara biasanya tempat bersuka cita, tempat orang menyambut kerabat yang datang dari suatu perjalanan. Namun hal berbeda terlihat di terminal kedatangan bandara Halim Perdanakusumah, Kamis (10/5) pagi ini. Tangisan pecah di mana-mana. Keluarga korban kecelakaan Sukhoi berduka di Halim Perdanakusumah.

Pantauan detikcom di terminal kedatangan bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (10/5/2012), terminal dipenuhi keluarga korban. Mereka menunggu dengan mengenai kondisi kerabat yang ikut dalam joy flight nahas tersebut.

"Saya ingin cepat ditemukan dan berharap segera teridentifikasi," kata adik Anton Darianto, Santi (52), sambil terisak menunggu kabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anton adalah flight engineer dari Sky Aviation. Ia ikut dalam penerbangan nahas tersebut sebagai perwakilan dari Sky Aviation yang rencananya akan membeli pesawat itu.

Santi datang bersama anak dan saudara dari Anton. Anak Anton, Angga (27), terlihat menunduk dengan tatapan kosong. Ia masih enggan diwawancara.

Sementara keluarga dari Maria Marceles, Ade Heni (44), juga terlihat menangis histeris. Ia memeluk anggota keluarga yang ada di sampingnya.

"Kakak saya orangnya enerjik, dia memang biasa ikut penerbangan seperti ini karena dia Koordinator Pramugari Sky. Kita berharap yang terbaik," ujar Ade.

Beberapa keluarga lain pun tampak menangis menunggu kabar. Bahkan ada yang pingsan tak kuat menahan perasaan kalut.

Para keluarga telah bertahan di terminal sejak kemarin. Mereka menunggu kabar mengenai kerabat mereka yang ikut dalam joy flight pesawat Sukhoi. Pesawat tersebut diketahui hilang kontak dan terjatuh di daerah gunung Salak.


(trq/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads