"Tentang manifes, saya update sedikit. Bahwa atas nama Edi Saryoko dari Gatari ternyata tidak ikut terbang. Jadi, jumlah penumpang dan kru pesawat sebanyak 47 orang," kata Sunaryo dalam jumpa pers bersama Kepala Basarnas Marsdya Daryatmo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (10/5/2012) pukul 10.00 WIB.
Pada Rabu (9/5/2012) malam, Sunaryo menyebut bahwa jumlah penumpang dan kru di dalam pesawat Sukhoi 50 orang. Namun pada kamis pagi, Sunaryo meralat bahwa penumpang dan kru berjumlah 48 orang, karena Suharso Monoarfa dan Andhika Monoarfa batal ikut terbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, kata Sunaryo, rinciannya terdiri dari 8 kru pesawat Sukhoi yang merupakan orang Rusia dan 39 penumpang. Dari 39 penumpang, terdapat 37 orang Indonesia dan dua orang warga asing. Kedua warga asing bernama Peter Adler dan Nam Tran (warga Vietnam berkebangsaan Prancis).
Menurut Sunaryo, kesimpangsiuran manifes ini diakibatkan karena manifes dibawa oleh staf Trimarga Rekatama yang ikut dalam pesawat tersebut. Trimarga Rekatama merupakan perusahaan yang menjadi agen penjualan PT Sukhoi di Indonesia.
(asy/nrl)










































