"Sumber korupsi bukan kampus, tetapi elite politik dan birokrasi yang krisis akhlak dan kehilangan hak meneladani," tutur Busyro dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (10/9/2012).
"Visi kepemimpinan yang tandus dari ruh amanah dan tidak berpihak kepada rakyat, budaya sebagian elite parpol yang hedonis itulah sumber korupsi," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya yakin Pak Marzuki tidak secara sadar menuduh kampus tertentu," ujar Busyro.
Dalam pidatonya, Marzuki menyebut koruptor orang berpendidikan, merupakan alumnus perguruan tinggi terkemuka seperti UI, UGM dan lainnya. Marzuki pun meminta perguruan tinggi meningkatkan kualitas pendidikannya dan tidak hanya fokus pada pengerjaan proyek.
"Saat ini korupsi kan orang-orang pintar lulusan universitas dari UI, Gadjah Mada, ICMI, dan semuanya terlibatlah (korupsi). Ini fakta," ujar Marzuki Alie saat berbicara di acara 'Masa Depan Pendidikan Tinggi di Indonesia' di Universitas Indonesia, Depok, Senin (7/5/2012).
Kesemuanya itu, lanjut Marzuki Alie, disebabkan oleh pendidikan masa lalu. Karananya masalah itu harus segera diperbaiki. Pada kesempatan itu, Marzuki menyinggung rendahnya kualitas pendidikan perguruan tinggi Indonesia.
"Kebanyakan perguruan tinggi negeri ngurusin proyek saja," sindir Marzuki Alie.
Pernyataan Marzuki ini lantas memicu kontroversi.
(fjp/nrl)











































