"Kita pesan 30 unit," ujar Komisaris Kartika Airlines, Arifin Seman, kepada detikcom, Rabu (9/5/2012).
Saat ini, Arifin memastikan belum ada satu pun unit pesawat yang sudah mereka operasikan. Pesawat Sukhoi untuk penerbangan komersil ini akan mulai berdatangan mulai akhir tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat tersebut hilang kontak dalam joy flight kedua sekitar 14.33 WIB, saat pesawat melintas di atas Gunung Salak. Di dalam pesawat itu terdapat Direktur Operasional Kartika Airlines Capt Aan Husandi Wiganda, sedangkan dua orang lainnya yaitu Eloni dan Hurdiana Wiyanda tidak jadi terbang meskipun nama keduanya masuk dalam manifest.
Sebelum hilang kontak, sang pilot yang berasal dari Rusia telah menghubungi traffic control mengabarkan pesawat berada di atas ketinggian 10.000 kaki.
Setelah itu, pilot meminta izin untuk turun ke ketinggian 6.000 kaki. Namun, setelah itu, pilot tidak kontak lagi. Hingga sekarang, pesawat tersebut masih belum diketahui keberadaannya.
Russia Today mengabarkan pesawat itu mengangkut 44 orang, termasuk 8 orang Rusia dan 36 warga negara dari berbagai negara. Sebelumnya informasi dari Badan SAR Nasional (Basarnas) jumlah penumpang 46 orang. Di antara para penumpang itu, terdapat pula beberapa wartawan, dua di antaranya wartawan TransTV.
(mok/nrl)










































