Dua Kali Dipanggil KPK Tak Datang, Gerhana Sianipar Menghilang?

Dua Kali Dipanggil KPK Tak Datang, Gerhana Sianipar Menghilang?

Rachmadin Ismail - detikNews
Rabu, 09 Mei 2012 15:41 WIB
Dua Kali Dipanggil KPK Tak Datang, Gerhana Sianipar Menghilang?
Jakarta - KPK hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap anak buah M Nazaruddin di Grup Permai, Gerhana Sianipar. Namun dalam dua kali pemanggilan, perempuan itu tidak hadir tanpa keterangan. Menghilangkah Gerhana?

Juru bicara KPK, Johan Budi, mengatakan dalam pemangilan pertama sekitar 2 pekan lalu, Gerhana tidak datang tanpa keterangan. Pada pemanggilan hari ini hingga pukul 15.00 WIB, sosoknya juga tidak terlihat.

"Padahal kita sudah kirim surat ke 2 tempat alamatnya," kata Johan di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (9/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski Gerhana sudah dua kali tidak memenuhi panggilan KPK tanpa penjelasan, namun Johan enggan berspekulasi perempuan tersebut menghilang.Β 

Untuk diketahui, Dirut di PT Exartech Technology Utama, salah satu perusahaan yang bernaung di konsorsium Grup Permai, itu telah dicegah pergi ke luar negeri sejak 18 Juli 2011. Selama kasus wisma atlet bergulir, dia sudah bolak-balik diperiksa KPK dan menjadi saksi di persidangan.

Rencananya hari ini Gerhana diperiksa KPK untuk kasus Angelina Sondakh. Selain Gerhana, diperiksa pula saksi Paul Nelwan. Nazar dalam persidangan pernah mengatakan Paul adalah orang yang berperan dalam menyerahkan uang Rp 9 miliar untuk anggota Badan Anggaran DPR, Wayan Koster dan Angelina Sondakh. Namun Wayan dan Angelina telah menampiknya.

Saat bersaksi di persidangan, Gerhana sempat terkesan 'membela' Nazar. Dia mencabut semua keterangannya yang berkaitan dengan mantan bendahara umum Partai Demokrat itu.

Padahal, di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) KPK, Gerhana sempat menyebut bahwa dia sempat bertemu Nazar di tahun 2010 kantor Grup Permai. Yang lainnya, Gerhana sempat menjelaskan yang dimaksud panggilan 'Babe' itu adalah Nazaruddin. Namun ia mencabutnya.

"Karena sudah malam, saya ingin cepat pulang," kata Gerhana saat mencabut keterangannya.

Nama Gerhana kembali disebut-sebut setelah melaporkan Yulianis ke Polda Metro Jaya terkait kasus pembelian saham Garuda. Akibat pelaporan ini Yulianis sempat disebut-sebut menjadi tersangka, namun kemudian polisi meluruskan Yulianis belum tersangka.

(/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads