Jenazah Endang tiba di Bali dengan pesawat Singapore Airlines SQ942, pukul 12.25 wita, Rabu (9/5/2012). Tangis keluarga langsung pecah saat peti jenazah itu diserahkan oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri.
Mereka bersedih atas kematian keluarganya. Namun, berucap syukur karena jenazahnya tiba di Bali. "Kami bersedih, tapi tetap bersyukur kepulangan anak kami," kata Putu Artana, ayah Endang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Endang berangkat mengadu nasib ke AS pada 19 September 2009. Ia bekerja di perusahaan outsourcing HCMS (Hotel Catering Manajemen Service
Usai kontrak habis, ia bekerja sebagai waitress di restoran China di South Carolina. Nasib buruk dialami Endang. Ia tewas ditembak perampok Sabtu (28/4/2012). Kepolisian AS telah menangkap pelaku. Saat ini pelaku bersiap menjalani persidangan.
(gds/trw)










































