Kepala Terminal AKAP, Dwi Basuki, menjelaskan razia ini dilakukan menanggapi keluhan calon penumpang. Calo ini seringkali meneror penumpang dengan menakut-nakuti.
"Tapi ancaman dengan senjata tidak pernah," jelas Dwi di terminal Kampung Rambutan, Rabu (9/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ada juga empat Perusahaan Otobus yang diturunkan palang namanya oleh petugas. Perusahaan ini terindikasi sering juga melakukan pemaksaan.
"Selain itu ada 4 PO yang kita turunkan palangnya karena tidak pakai seragam dan ada unsur pemaksaan," tegas Dwi.
Pantauan detikcom, ke-12 orang itu dimasukkan ke dalam sebuah ruangan. Mereka terus diperiksa dan nantinya akan diboyong ke Mapolsek Ciracas untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
(mok/nrl)











































