Buntut Kaos Mega-Hasyim, Kapoltabes Yogya Diperiksa
Jumat, 13 Agu 2004 20:07 WIB
Yogyakarta - Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Condro Kirono diperiksa dan diklarifikasi Tim Panwas Kota Yogyakarta, Jumat (13/8/2004). Pemeriksaan sendiri berlangsung selama dua jam dan tertutup. Pemeriksaan terhadap Condro Kirono sendiri berlangsung di kantor Panwas Yogyakarta, mulai dari pukul 09.15 WIB - 11.15 WIB. Padahal sebelumnya ketika panwaslu mengadakan hal serupa, seperti ketika mengklarifikasi Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta Tim Kampaye Amien Rais-Siswono dilakukan secara terbuka.Condro langsung bertemu dengan Ketua Panwas Kota Yogyakarta Teguh Basuki dan tiga anggotanya, yaitu Agus Triyatno, Sutinah dan Sumitro. Wartawan hanya diberi kesempatan 5 menit untuk memotret. Setelah itu wartawan diminta keluar ruangan menunggu hingga pemeriksaan selesai."Setelah ini kami akan memberikan pernyataan, kami mohon dengan hormat teman-teman menunggu di luar," kata Teguh kepada wartawan.Dalam pertemuan itu, Condro Kirono sempat keluar ruangan selama 5 menit untuk pergi ke toilet yang ada diluar gedung KPU dan beristirahat sejenak. Baru sekitar pukuil 11.15 pemeriksaan selesai, Condro Kirono kemudian keluar ruangan bersama Teguh Basuki dan Agus Triyatno menemui wartawan.Saat bertemu dengan wartawan itu, Condro tidak banyak berkomentar dan memilih diam. Dia malah meminta wartawan untuk menanyakan lebih detail mengenai masalah tersebut ke pihak panwaslu. Selanjutnya Condro langsung bergegas berjalan agak cepat meninggalkan kerumunan wartawan. Bahkan ketika wartawan menyodorkan tape rekam, Condro menghindar sambil berjalan menuju mobilnya."Saya sudah menjelaskan segala sesuatunya semua kepada pihak panwaslu, klarifikasi sudah saya berikan sebanyak dua kali, termasuk klarifikasi terdahulu, panwaslu juga sudah minta penjelasan kepada anggota-anggota yang terkait masalah ini, jadi seyogyanya pada rekan-rekan langsung secara gamblangmenanyakan kepada Ketua dan anggota Panwaslu," kata Condro sambil berjalan menuju mobilnya.Ketiuka ditanya wartawan, Teguh Basuki mengaku dirinya tidak ingat berapa jumlah pertanyaan yang diberikan kepada kapoltabes. "Saya tidak ingat, puluhanpertanyaan tadi," kilah Teguh.Menurut Teguh, apa yang disampaikan Kapoltabes kepada Panwas sama dengan penjelasan Kapoltabes sebelumnya. Delapan karung kaos berjumlah 2 ribu kaos bergambar capres itu menurut Kapoltabes adalah milik adik iparnya Seno Riyakudu Arifan.
(zal/)











































