Maluku Utara Diterjang Banjir Lahar Dingin, Tiga Orang Tewas

Maluku Utara Diterjang Banjir Lahar Dingin, Tiga Orang Tewas

Ahmad Toriq - detikNews
Rabu, 09 Mei 2012 09:01 WIB
Jakarta - Banjir lahar dingin gunung Gamalama melanda sejumlah lokasi permukiman warga di Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu (9/5) dinihari pukul 02.00 WIT. Akibatnya, tiga orang meninggal dunia dan lima orang belum ditemukan.

Banjir lahar dingin yang terjadi di Sungai Tubo hingga Dufa-Dufa merupakan dampak dari hujan deras yang mengguyur daerah tersebut pada malam sebelumnya. Banjir tersebut terjadi di tiga wilayah, yaitu di Pantai Dufa-Dufa Ternate Utara, di Takoma Ternate Selatan, dan di Salahudin Ternate Tengah.

"Korban sementara tiga orang meninggal dunia, lima orang hilang, dua orang luka-luka, 20 rumah rusak," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dalam rilisnya, Rabu (9/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banjir lahar pada Rabu dini hari lebih besar jika dibandingkan dengan banjir serupa pada 27 Desember 2011, pascaletusan Gunung Gamalama. Lahar yang dibawa banjir pada Rabu dini hari tersebut sisa letusan Gunung Gamalama pada Desember 2011 yang selama ini tertahan di puncak dan lereng gunung tersebut.

Sebagian warga yang rumahnya rusak akibat banjir tersebut telah diungsikan ke bangunan bekas kantor Gubernur Maluku Utara dan SMK Negeri 2 Ternate. Hingga saat ini status Gunung Gamalama yang terletak di Pulau Ternate ini masih Waspada (level II).

Saat ini, BPBD Provinsi Maluku Utara dan BPBD Kota Ternate bersama TNI, Polri dan instansi terkait melakukan evakuasi masyarakat yang terkena bencana. Korban hilang masih dilakukan pencarian. Bantuan logistik bagi masyarakat yang terkena bencana sedang disiapkan BPBD bersama instansi lainnya.

(tor/ahy)


Berita Terkait