LBH Kesehatan Minta Direktur Newmont Dicekal

LBH Kesehatan Minta Direktur Newmont Dicekal

- detikNews
Jumat, 13 Agu 2004 18:22 WIB
Jakarta - LBH Kesehatan meminta Mabes Polri mencekal Direktur PT Newmont Minahasa Raya (NMR) Ricard B Ness menyusul dikeluarkannya rekomendasi penutupan sementara PT NMR karena terbukti mencemarkan Teluk Buyat, Sulawesi Utara. "Kami patut bangga pada Mabes Polri yang dalam kasus ini sangat proporsional melakukan pengawasan terhadap kasus projustisia ini. Saya mengharapkan Mabes Polri segera mengupayakan pencekalan terhadap Presiden Direktur PT Newmont Richard B Ness," kata Ketua LBH Kesehatan Iskandar Sitorus di kantor LBH Kesehatan, Jalan Manggarai Utara 4 Nomer D 8, Jakarta Selatan, Jumat (13/8/2004).Menurut Iskandar, pencekalan dilakukan untuk memudahkan proses penyidikan. Pasalnya, Ness selama ini menyatakan tidak ada pencemaran.Rencananya, kata Iskandar, sebanyak 21 warga Buyat akan ke Mabes Polri untuk menyampaikan aspirasi pada Senin (16/8/2004). Warga Buyat mengharapkan Mabes Polri tetap konsisten dalam menangani kasus Buyat."Kami juga meminta Mabes Polri segera menyidik 3 menteri yakni Menteri Kesehatan, Menteri ESDM dan Meneg LH," ujarnya. Apakah tim terpadu dari Depkes perlu melakukan penelitian?"Itu tindakan yang keliru jika Depkes memaksa hasil penelitian mereka ke Mabes Polri karena mereka dalam status tergugat dan secara KUHP menyimpang," kata Iskandar.6 Warga Buyat TibaSebanyak 6 warga Buyat tiba di Jakarta untuk memastikan bahwa memang terjadi pencemaran di Teluk Buyat. Kedatangan mereka menyusul 15 rekannya yang telah berada di Jakarta sebelumnya.Keenam warga yakni, Imran Raden (46) menderita benjolan di paha belakang, sakit kepala, tangan kiri dan tangan kanan kram, Selamun Modeong (52) mengalami sakit kepala, benjolan di pelipis, tangan kanan dan kaki kanan mati rasa, persendian sakit dan Yusrianto Modeong (1,5) menderita penyakit di perut, benjolan di atas daun teliga, gatal-gatal dan benjolan di kemaluan.Selanjutnya, Yanti Modeong (19) menderita tangan kiri mati rasa, kaki kiri tertusuk-tusuk dan mati rasa, benjolan di payudara dan sakit kepala, Rachmad Modeong (23) menderita sakit kepala, kedua tangan kram dan mati rasa, benjolan di tangan kiri, sakit pinggang belakang dan terakhir Alwi Makalang (26) mengalami benjolan di pelipis mata kanan, tangan kiri lemah dan sakit kepala pusing dan kaki kanan berdebar-debar. Alwi saat ini dibawa ke RS Cikini karena kondisinya semakin parah."Kemungkinan keenam warga akan dirawat di RSPAD. Tetapi perawatan warga Buyat terbuka di rumah sakit mana saja," demikian Iskandar. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads