Perampok Bersenpi Gagal Beraksi di Indomaret Bogor

Perampok Bersenpi Gagal Beraksi di Indomaret Bogor

Dava Vincent - detikNews
Selasa, 08 Mei 2012 12:58 WIB
Jakarta - Seorang perampok bersenjata api (senpi) beraksi di minimarket Indomaret, Jl Raya Empang, Bogor Selatan. Aksi perampokan yang terjadi pada Selasa (8/05/2012), pukul 06.00 ini berhasil digagalkan 3 karyawan minimarket tersebut.

"Kejadiannya sekitar pukul 06.00 WIB. Perampoknya sendirian bawa senjata api, tapi gagal karena karyawan melawan," ujar Arifin (23), supervisor minimarket kepada wartawan, di lokasi kejadian, Selasa (8/5/2012).

Karena melawan perampok, seorang karyawan bernama Muharom (20), yang bertugas sebagai kasir mengalami luka di pelipis kanan. Muharom sempat dipukul pelaku dengan gagang senjata api.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perampok yang menggunakan penutup wajah dan helm tersebut kabur karena mendapat perlawanan dari karyawan. Sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi F 5957 D yang ia kendarai pun tertinggal di lokasi. Motor ini kemudian diamankan petugas di Mapolsek Bogor Selatan.

Informasi yang dihimpun detikcom, pagi itu tiga karyawan yang bertugas adalah Muharom, Ainul Yakin dan Maulana Yusuf. Muharom bertugas sebagai kasir.

Tiba-tiba datang seorang pria yang mengenakan helm dan penutup wajah langsung menodongkan senjata api ke wajah Muharom. Pelaku juga mengancam korban agar menyerahkan uang.

Namun, ancaman itu tidak membuat nyali Muharom ciut. Dia spontan menepis senjata itu. Melihat karyawan melawan, pelaku memukulkan gagang senjata ke pelipis korban hingga terluka. Keributan itu didengar Maulana dan Ainul Yakin yang kemudian ikut melawan pelaku.

Mengetahui aksinya mendapat perlawanan, pelaku memilih kabur dan meninggalkan motor yang diparkir di lokasi parkir minimarket itu.

"Kita pasang CCTV, akan kita lihat rekamannya," ujar Arifin.

Kasat Reskrim Polres Bogor Kota AKP Iman Imanuddin mengatakan pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa sejumlah saksi.

"Kita sedang mengecek nomor polisi motor yang dipakai pelaku," ujar Iman.

(gus/gus)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads