"Ini mungkin karena minum-minum (mabuk). Informasinya pengunjung lain nggak senang terus terjadi keributan. Itu sekitar pukul 01.00 WIB tadi," kata Kanit Resmob Polres Jakarta Pusat AKP Agus Supriyanto pada detikcom, Selasa (8/5/2012).
Agus masih menyelidiki kelompok mana yang memicu dan memulai keributan. "Masih belum tahu yang mana. Masih diselidiki," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keributan menyisakan beracak darah seperti cap jari. Ada 4 cap jari yang terlihat di tembok bagian samping toko tersebut. Diduga pelaku keributan ada 20 orang. 1 Di antaranya mengalami luka dan sempat dirawat di RS St Carolus.
(gus/nrl)










































