Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Datar Altri Suandi ketika dihubungi detikcom melalui telepon mengatakan, sebagian besar korban yang mengalami luka bakar dirawat di RSUD Ali Hanifiah Batu Sangkar.
"Selain dirawat di Batusangkar, ada 5 korban yang dikirim ke RS Ahmad Muchtar Bukittinggi. 1 korban lagi berkemungkinan besar akan dikirim ke RSUP M Djamil Padang karena kondisinya kritis," jelas Altri.
Berdasarkan keterangan, jelas Altri, sumber api berasal dari nyala lilin karena saat kejadian di lokasi sedang terjadi pemadaman listrik.
“Saat pemilik kios sedang mengisi bensin sebuah sepeda motor, anak pemilik kios lewat membawa lilin yang sedang menyala. Api dengan cepat menyambar semburan bensin sehingga membakar kios. Kios itu menggunakan tangki minyak dan slang untuk mengisi bensin ke kendaraan,” kata Altri.
Melihat kiosnya terbakar, pemilik bergegas menghubungi dinas pemadam kebakaran setempat yang kemudian mengirim 1 unit armada pemadam untuk menjinakkan api.
“Setelah kobaran api berhasil dipadamkan, ternyata ada api kecil yang merambat melalui tumpahan minyak bercampur air menuju mobil pemadam kebakaran. Tanpa disadari, mobil itu tiba-tiba meledak sehingga melukai puluhan warga yang menyaksikan proses pemadaman kebakaran di lokasi,” tukasnya.
(yon/mad)











































