"Nanti kita dalami, nanti kita akan periksa," kata Wakil Ketua KPK Zulkarnain di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (7/5/2012).
Soal kapan Wayan Koster akan diperiksa, Zulkarnain tidak mengatakan hal itu. "Akan kita dalami dulu," ujarnya.
Nama Wayan Koster pernah disebut sejumlah saksi dalam persidangan kasus suap wisma atlet SEA Games dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin. Sejumlah saksi menyebutkan bahwa Grup Permai menggelontorkan uang Rp 2 miliar dan Rp 3 miliar ke Angelina dan Koster sebagai belanja proyek wisma atlet.
Mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis, Direktur Pemasaran PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang, dan staf keuangan Grup Permai, Oktarina Furi mengungkapkan hal tersebut.
Bukan hanya tiga orang itu, saksi lainnya, yakni sopir Yulianis bernama Luthfi, bahkan mengaku pernah mengantarkan miliaran rupiah yang dibungkus kardus ke ruangan Koster di lantai enam gedung DPR, Senayan, Jakarta.
(/mad)











































