Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Saud Usman Nasution, mencontohkan wilayah di Kalimantan Timur yang berbatasan dengan Serawak, selain juga wilayah di sepanjang pantai timur Sumatera dari Aceh hingga Lampung.
"Ini yang paling dominan, karena berdekatan dengan Filipina Selatan," kata Saud di Mabes Polri, Senin (7/5).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu terlihat dari beberapa hasil penangkapan teroris beberapa waktu lalu, di mana pasokan senjata disuplai dari Filipina Selatan.
"Masyarakat di daerah perbatasan agar jangan mau diiming-imingi berapa pun biayanya untuk membantu memasukkan senjata api," imbaunya.
Saud juga mengimbau masyarakat yang tinggal di bekas wilayah konflik seperti Aceh, Poso, Ambon, untuk mau sukarela menyerahkan senjata api.
"Bilamana ada senpi serahkanlah, gudangkanlah kepada aparat yang berwenang, sehingga nantinya tidak ada beban bagi yang bersangkutan," terang Saud.
Saud menambahkan, Polri mencatat pengungkapan penggunaan senjata api ilegal tercatat sejak 2009-2011, terdapat 174 kasus, penyalahgunaan senpi sebanyak 142 kasus, dan penemuan senpi terdapat 76.
(ahy/mad)











































