Wartawan Inggris Dikabarkan Diculik di Irak

Wartawan Inggris Dikabarkan Diculik di Irak

- detikNews
Jumat, 13 Agu 2004 15:52 WIB
Jakarta - Seorang wartawan Inggris dikabarkan telah diculik di Irak. Sekelompok pria bersenjata menculik jurnalis tersebut dari hotelnya di kota Basra, Irak selatan. Ia dibawa pergi setelah sempat ditembak sebanyak dua kali pada kakinya.Demikian disampaikan Kapten Hashem Abdullah dari Irak, seperti diberitakan Associated Press, Jumat (13/8/2004). Sekitar 30 pria bersenjata, termasuk beberapa diantaranya yang berpakaian dinas seperti polisi, menggempur Hotel Diyafah di Basra pada Kamis (12/8/2004) waktu setempat. Menurut pemilik hotel, Mohammed Uglah, wartawan tersebut, yang kabarnya bekerja untuk surat kabar Sunday Telegraph, ditembak dua kali pada kakinya sebelum dibawa pergi. Di London, Inggris, deputi editor koran tersebut, Matthew d'Ancona mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyelidiki kebenaran kabar penculikan wartawannya, James Brandon. "James Brandon berada di Basra untuk mengisi material untuk edisi Minggu surat kabar ini di samping proyek lainnya," tukas d'Ancona. "Kami mengejar situasi ini dengan keprihatinan besar," imbuh d'Ancona. Dia mengatakan belum bisa mengonfirmasi bahwa Brandon memang telah diculik.Pihak Kantor Luar Negeri Inggris juga menyatakan belum bisa mengonfirmasi kabar penculikan warga negara Inggris tersebut. "Kami sedang berusaha mengumpulkan fakta-fakta dan bekerja sama dengan otoritas setempat serta berusaha menghubungi keluarganya," demikian disampaikan departemen. (ita/)


Berita Terkait