Kecelakaan terjadi saat ambulans yang membawa pegawai RSU Sari Mutiara melaju kencang di jalan tol Bandar Selamat kilometer 32, Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Tiba-tiba, ban belakang sebelah kanan pecah. Sopir hilang kendali dan mobil oleng mengantam mobil pick up bernomor polisi BK 8483 CB yang berada di sebelahnya. Kedua mobil pun terbalik.
Tujuh penumpang ambulans, enam di antaranya perawat dan seorang dokter mengalami luka berat. Dua penumpang mobil pick up juga mengalami luka berat.
Para korban kemudian dilarikan ke RSU Harapan Mama, Jl. Menteng 7 guna mendapatkan perawatan pertama. Selanjutnya korban dirujuk untuk mendapatkan perawatan intensif ke RSU Sari Mutiara Medan.
Sopir ambulans Sugianto (33) warga Jl. Nilam, Perum Simalingkar, Medan, menyatakan, kecepatan mobil tidak lebih dari 80 kilometer per jam. Namun karena pecah ban secara tiba-tiba, setir ambulans dengan nomor polisi BK 1926 JT ini, tidak dapat dikendalikan dan menabrak mobil pick up yang melaju di sisi kiri.
"Saya mau antar perawat untuk acara donor darah ke Klenteng di Tanjung Morawa. Tiba-tiba kecelakaan," kata Sugianto.
Untuk kepentingan pengusutan, Sugianto kini diperiksa di Polsek Percut Sei Tuan.
(rul/ega)











































