Komisi I DPR: Tarik Semua Jenis Senjata Api dari Pemegangnya!

Komisi I DPR: Tarik Semua Jenis Senjata Api dari Pemegangnya!

- detikNews
Minggu, 06 Mei 2012 05:44 WIB
Komisi I DPR: Tarik Semua Jenis Senjata Api dari Pemegangnya!
Jakarta - Wakil Ketua Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin meminta pemerintah serius menertibkan penggunaan senjata api. Pemerintah diminta menarik semua jenis senjata api dari pemegang yang berizin untuk kemudian dievaluasi ulang perizinannya.

"Merebaknya penggunaan senjata api legal maupun ilegal dari mulai gaya-gayaan , sok jagoan , mengancam bahkan sampai dengan membunuh, benar-benar menakutkan dan mengancam ketenangan masyarakat . Pemerintah harus segera melakukan upaya penertiban dengan serius,"desak Hasanuddin.

Hal ini disampaikan Hasanuddin kepada detikcom, Minggu (6/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain dilakukan penarikan semua jenis senjata api, di tingkat aparat juga perlu dilakukan penertiban. Para atlet juga diminta menyimpan senjatanya di tempat tertentu yang aman.

"Pertama, segera tertibkan senjata-senjata yang digunakan aparat, cek ulang protap di masing-masing kesatuan dan adakan pengawasan yang ketat agar tak terjadi penyalahgunaan wewenang . Bagi yang melanggar , berikan sanksi yang berat. Kedua, sebaiknya tarik semua jenis senjata apapun dari para pemegang berizin, karena senjata-senjata inipun rawan jatuh kepada orang-orang yang tak bertanggungjawab untuk dipakai melakukan tindak kejahatan. Untuk atlet menembak, agar perketat pengawasannya dan simpan selalu senjata di gudang yang ditentukan,"katanya.

Kemudian pemerintah diminta melakukan sweeping terhadap kepemilikan senjata api. Pemerintah, menurut politisi senior PDIP ini, punya tanggungjawab besar untuk mengamankan Indonesia dari teror dengan senjata api.

"Lakukan terus operasi dan sweeping untuk menjaring dan mengambil semua senjata legal yang berkeliaran selama ini . Pemerintah jangan menganggap enteng dengan merebaknya penggunaan senjata api untuk tindakan kriminal. Kecenderungan terjadinya kejahatan kelompok bersenjata sudah mulai terjadi beberapa kota di Indonesia . Kalau pemerintah tidak serius , tidak mustahil pada suatu saat kita akan menjadi negara kacau seperti di Sudan, Senegal, dan lainnya,"tandasnya.


(van/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads