Menurut keteragan polisi setempat, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi Sabtu (5/5/2012) malam, di ruas jalan Solo-Semarang, tepatnya di Desa Kuwiran, Banyudono, Boyolali. Minibus Elf K 1709 SE tersebut dikemudikan Udin, warga Blora, dengan membawa 26 orang rombongan keluarga dari Desa Arumanis, Jaken, Pati, yang hendak ke Yogyakarta untuk lamaran pengantin.
Sesampai di lokasi kejadian minibus tersebut berhenti hendak berbalik arah karena telah melaju kebablasan. "Minibus bermaksud hendak berbalik arah dengan membelok di bukaan median jalan. Saat kejadian kondisi di lokasi hujan deras," ujar Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Sugino.
Saat mobil memutar arah itulah, dari belakang (arah Solo ke Semarang), bus PO Sumber Kencono W 7801 UY melaju kencang. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, bus yang dikemudikan Poniran (46) warga Pasuruan itu langsung menabrak minibus.
"Minibus terdorong sekitar 24 meter dari lokasi tabrakan. Akibat kejadian itu satu orang meninggal di lokasi kejadian dan 4 lainnya meninggal di rumah sakit. Tiga orang luka berat, dan 14 lainnya mengalami luka ringan. Sedangkan 70 penumpang bus selamat dan tidak ada yang mengalami luka," lanjut Sugino.
Sopir kedua kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut sudah diperiksa oleh polisi. Sedangkan para korban luka, termasuk sopir Isuzu Elf, saat ini dirawat di RSU Banyudono dan RSU Pandan Arang, Boyolali. Jumlah korban hidup yang dirawat adalah tiga orang mengalami luka berat dan 14 mengalami luka ringan.
Adapun kelima korban meninggal adalah Sunari (60), Tarsini (66), Endang Sumiati (25) Minah (55), dan Suki (55). Kelimanya adalah warga Dukuh Duri, Desa Arumanis, Kecamatan Jaken, Pati.
(mbr/van)











































