"Keberanian itu adalah keberanian moral, yang merupakan hasil dari konsistensi perjuangan dari organisasi-organisasi pejuang Hak Azasi Manusia (HAM)," kata Manji.
Hal ini disampaikan Manji lewat keterangan tertulisnya yang dibagikan dalam acara jumpa pers pengurus Salihara terkait pembubaran acara bedah bukunya semalam di kantornya, Jl Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2012).
Manji mengatakan, dalam beberapa kesempatan aktivis HAM kerap menghadapi situasi yang mengancam nyawanya. Orang-orang yang berusaha agar Indonesia menjadi contoh Islam pluralis berkembang.
Di akhir keterangan persnya, Manji mengatakan 'The Moral Courage' yang dipimpinnya kagum terhadap keberanian gerakan pembaharuan Islam di Indonesia. Menurutnya, gerakan ini akan membawa manfaat kepada Muslim.
"Tidak hanya Muslim Indonesia, tapi juga dunia," jelasnya.
Pada saat pembubaran oleh kepolisian, peserta diskusi memang tidak langsung pulang. Mereka terus bertahan di Salihara untuk memberikan dukungan pada Manji walau pada saat itu ada intimidasi dari ormas Islam FPI.
(gah/gah)











































