Informasi yang dikumpulkan detikcom, modus pelarian mereka adalah dengan membuat terowongan berdiameter 50 centimeter dan menembus pagar bagian belakang kantor.
"Lobang digali di lantai sejauh 15 meter dan tembus belakang rudenim ke arah hutan," ujar Kepala Rudenim Manado, Herbert Sihombing Nababan, Sabtu (5/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Disusun di rak pakaian dan ditutupi tirai sehingga tidak terdeteksi," lanjutnya.
Pihak Rudenim Manado sampai saat ini masih melakukan pengejaran ke lokasi-lokasi yang memungkinkan menjadi tempat pelarian.
"Sudah kami koordinasikan dengan kepolisian dan menutup akses keluar kota Manado," ucap Nababan.
(nwy/nwy)











































