Koordinator Komunikasi Bidang Publik Forum Pedagang Pasar Tradisional Unit II (Forpetra) Eva Goltom mengatakan bungkusan di dalam kardus yang diduga bom molotov itu, sengaja diletakkan seorang laki-laki misterius. Kardus berada di bawah meja warung bakso milik Basuki.
"Laki-laki itu berusia sekitar 40 tahun dengan memakai pakaian serba hitam. Pedagang sekitar tidak ada yang mengenali pria itu," ujar Eva saat dihubungi detikcom, Sabtu (5/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya bungkusan pun langsung dibawa ke Kantor Polsek Banjar Agung untuk diamankan.
Penemuan benda mirip bom molotov itu di Pasar Unit II itu merupakan yang kedua kali terjadi. Sekitar pertengahan April lalu, pedagang Pasar Unit II Tulangbawang juga dihebohkan dengan penemuan beberapa bom molotov itu terletak di dalam tas ransel hitam. Selain dua botol bom molotov ukuran kecil lengkap dengan sumbu itu, juga ada korek api dan obat nyamuk bakar.
Menurut Eva, lokasi penemuan bom pertama dan kedua ini tidak terlalu jauh. Masih di sekitar Pasar Unit II.
Eva berharap polisi segera mengusut pelaku yang sengaja meletakkan bom untuk menteror pedagang. Teror itu dilakukan supaya pedagang tidak betah dan takut dengan kondisi pasar yang bisa saja terbakar. "Ini sudah kedua kalinya bom ditemukan. Kalau tidak ada tindakan tegas, bisa jadi akan ada lagi bom yang ditemukan," katanya.
(gah/gah)











































