Ini Alasan Polisi Membubarkan Acara Bedah Buku di Salihara

Ini Alasan Polisi Membubarkan Acara Bedah Buku di Salihara

Rivki - detikNews
Sabtu, 05 Mei 2012 12:58 WIB
Ini Alasan Polisi Membubarkan Acara Bedah Buku di Salihara
Jakarta - Polisi membubarkan acara bedah buku yang digelar di Teater Salihara, Pasar Minggu, kemarin malam. Acara tersebut menghadirkan Irshad Manji, sang penulis buku yang berjudul 'Allah, Liberty and Love'.

Berikut ini penjelasan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto tentang alasan pembubaran itu. Keterangan ini disampaikannya di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (5/5/2012).

"Karena pertama acara itu tidak ada izin, tidak ada pemberitahunan kepada polisi. Dan WNA Kanada yang hadir di situ Irshad Manji dikenal sebagai tokoh lesbi dan warga menduga yang dibahas dalam seminar itu adalah masalah sensitif yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena polisi melihat ada potensi gangguan ketertiban, maka acara itu dibubarkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Peserta dan pengisi acara mereka dibawa, dievakuasi ke kediamannya masing-masing dengan pengawalan."

Terkait pengerusakan pagar Salihara?

"Tidak ada pengerusakan, yang ada mereka memaksa masuk ke tempat itu tapi aksi itu langsung diredam oleh pihak kepolisian. Karena polisi kan tugasnya menjaga ketertiban maka kalau ada potensi gangguan kamtibmas ya kita akan ambil tindakan."

(gah/nwy)


Berita Terkait