Nachrowi mengaku menghadiri acara tersebut sebagai bentuk toleransi kehidupan berbudaya di DKI Jakarta. "Saya yang sebagai ketua Bamus Betawi mengapresiasi acara ini. Kaum Betawi di Jakarta juga welcome dengan warga dari daerah lain. Dan kita akan berjalan bersama membangun DKI," ujar Nachrowi, Jumat (4/5/2012) malam.
Menurut pria yang akrab disapa Nara ini, pemerintah DKI Jakarta sudah berkomitmen untuk membangun kebudayaan di Ibu Kota. "Terlihat bahwa pemerintah DKI dan kita semua komitmen dan taat pada aturan, yaitu berdasarkan undang-undang No 29 tahun 2007 yang diamanatkan untuk megnembangkan budaya di Jakarta," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, agar pembangunan akademik seni ini berhasil, Pemerintah Provinsi DKI akan mengirimkan delegasinya ke India untuk mempelajari institut seni disana.
"Hari Minggu besok, Pemda DKI akan memberangkatkan tim ke India untuk belajar seperti apa institut seni budaya itu. Mudah-mudahan berhasil dan segera dianggarkan untuk membuat insititut seni budaya itu," jelasnya.
Pantauan detikcom, acara pagelaran wayang tersebut dihadiri puluhan warga yang mayoritas bersuku Sunda. Warga tampak antusias melihat pertunjukan tersebut, terlebih pada Nara memberikan hadiah sepeda gunung kepada para penonton.
Hadiah diberikan setelah Nara menanyakan penontong yang hadir mengenai pilihan di Pilkada Juli mendatang. "Coba lihat KTP-nya? Nanti ada hak pilih ya. Nanti mau pilih siapa?" tanyanya kepada seorang warga.
Warga yang ditanya tersebut menjawab akan memilih pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli untuk menjadi Gubernur-Wakil Gubernur periode 2012-2017. "Pilih Fauzi Bowo Nachrowi," jawab warga serempak.
(ray/fdn)










































