Iswahyudi Ashari membantah sengaja mengeluarkan senjata api untuk mengancam karyawan restoran Cork and Screw Plaza Indonesia, Bobby Doputty. Dia mengaku hanya mengeluarkan pemantik api yang bentuknya senjata.
"Enggak benar, itu pematik berbentuk senjata," kata Iswahyudi setibanya di Mapolda Metro Jaya pukul 00.10, Sabtu (5/5/2012) dini hari.
Menurutnya pemantik api sengaja dikeluarkan di meja bartender karena dirinya ingin menyalakan rokok. "Saya hanya mau membakar rokok," kilahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Toni Harmanto mengatakan Iswahyudi sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dilaporkan Bobby atas tindakan pengancaman dan perbuatan tidak menyenangkan saat berada di restoran 19 April lalu.
(edo/fdn)











































