Cornelis Berguling-guling Saat Api di Tubuhnya Dipadamkan

Cornelis Berguling-guling Saat Api di Tubuhnya Dipadamkan

- detikNews
Jumat, 04 Mei 2012 18:17 WIB
Jakarta - Seorang pria yang belakangan diketahui bernama Albert Johannis Cornelis menggegerkan orang-orang yang sedang berada di dekat Kedubes Kerajaan Belanda. Sebab pria tua itu tiba-tiba muncul dari rerimbunan pohon dengan api di sekujur tubuhnya.

"Dia lari ke arah pos satpam di Kedubes Belanda. Kami yang ada di dekat situ kaget karena tiba-tiba dari balik pohon ada pria yang terbakar tubuhnya dan lari-lari ke gerbang Kedubes Belanda yang terbuka," ujar Nena, seorang saksi mata, kepada detikcom, Jumat (4/5/2012).

Saat itu cukup banyak orang di kawasan Kuningan, di dekat Kedubes Belanda. Meski kaget, beberapa orang sempat memfoto Cornelis yang sedang dilalap api.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat di dalam (halaman), petugas kedutaan lalu mengambil selang air dan menyiram dia. Dia sempat guling-guling dan teriak-teriak saat disiram air," terang Nena.

Ketika peristiwa terjadi lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said dari arah Mampang ke Menteng sempat tersendat. Sebab beberapa kendaraan sempat melambatkan kendaraannya untuk melihat.

"Prosesnya cepat sekali. Ada orang terbakar itu, lalu disiram air, lalu ada ambulans. Sekitar 10 menit," tutur Nena.

Cornelis lahir di Amsterdam pada 4 Maret 1943. Belakangan diketahui pria yang bakar diri tersebut merupakan WN Belanda yang mencoba bunuh diri dengan membakar diri dengan 2 liter bensin. Sesaat setelah terbakar, pria malang itu dibawa ke RS Medistra lalu dirujuk ke RSPP.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan tas Cornelis yang rusak parah dan gosong. Selain tas, polisi menemukan fotokopi paspor milik Cornelis. Paspor Cornelis berlaku sejak 31 Januari 2005 hingga 31 Januari 2010 alias sudah kedaluwarsa.

Di paspor itu, Cornelis tercatat berasal dari Amsterdam, memiliki tinggi 1,87 meter, dan ada foto Cornelis mengenakan kemeja kotak-kotak dan berkacamata.

(/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads