Kini, pemerintah Australia hanya menyarankan warganya untuk tetap 'waspada tingkat tinggi' ketika berada di wilayah Indonesia. Sebelumnya, tingkat travel warning untuk Indonesia berada di level tertinggi kedua, yang mendesak warganya untuk benar-benar mempertimbangkan urgensi kunjungan ke Indonesia.
Dengan adanya kebijakan ini, maka kini posisi Indonesia sejajar dengan Thailand, Filipina, dan India.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda harus tetap waspada dengan lingkungan sekitar Anda yang dirasa memiliki tingkat keamanan rendah dan hindari wilayah-wilayah yang sering menjadi target para teroris," imbuhnya.
Secara spesifik, pemerintah Australia memberikan peringatan bagi warganya yang akan mengunjungi wilayah Sulawesi Tengah, Maluku, Papua dan Papua Barat. Sebab menurut mereka, wilayah-wilayah tersebut masih rawan konflik sehingga berlaku level 'pertimbangkan kembali apakah Anda perlu berpergian'.
Indonesia ditempatkan pada level travel warning yang tinggi sejak tragedi Bom Bali tahun 2002 yang menewaskan 202 orang, di antaranya 88 warga negara Australia. Level travel warning tersebut tidak pernah diturunkan, terutama setelah tragedi Bom Bali II tahun 2005. Bahkan, Departemen Luar Negeri Australia mengkategorikan Indonesia sebagai negara dengan tingkat 'peringatan tinggi'.
(nvc/nrl)











































