Soeng Simon, Pemotor di 'Koboy Palmerah' Bisa Lapor Polisi

Soeng Simon, Pemotor di 'Koboy Palmerah' Bisa Lapor Polisi

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 04 Mei 2012 12:27 WIB
Soeng Simon, Pemotor di Koboy Palmerah Bisa Lapor Polisi
Jakarta -

Polisi menyatakan, tindakan Kapten Infanteri A 'Koboy Palmerah' yang mengumbar tembakan di Jl Tentara Pelajar, Palmerah, Jakarta, merupakan tindak pidana. Soeng Simon yang berurusan dengan Kapten A ini, bisa melaporkan peristiwa itu ke polisi.

"Bisa lapor ke polisi. Tapi nanti kita serahkan ke Pom (Polisi Militer) karena menyangkut unsur TNI," kata Rikwanto kepada wartawan, Jumat (4/5/2012).

Rikwanto mengatakan, hingga hari ini, kepolisian belum menerima laporan dari Soeng terkait kejadian serempetan yang berujung pada aksi umbar tembakan oleh Kapten Infanteri A itu. Meski begitu, polisi telah melakukan cek TKP dengan memintai keterangan sejumlah saksi, di antaranya sekuriti Kompas-Gramedia, Joko Susilo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada polisi, Joko menerangkan bahwa peristiwa itu bermula dari serempetan antara pemotor Vespa warna putih yang belakangan diketahui bernama Soeng Simon dengan pengemudi mobil TNI bernopol 1349-00.

"Saksi melihat dan mendengar adanya perkelahian antara pemotor dan pemobil. Pengendara mobil terdesak kemudian melepaskan tembakan dua kali ke udara," jelasnya.

Saat peristiwa itu terjadi, datang anggota Polisi Militer. Petugas itu kemudian mengamankan Kapten Infanteri A.

Sementara petugas polisi kemudian mengecek ke Pom Guntur pada Senin (30/3) sore itu. Perwira piket Pom Guntur saat itu, Lettu CPM Jarkiwan membenarkan telah terjadi keributan antara Kapten Infanteri A dengan Soeng Simon.

"Pada saat terjadi kecelakaan lalu lintas dan keributan, datang patroli PM dan mengamankan pelaku ke Pomdam Guntur. Sementara pengendara motor Vespa, petugas Pomdam hanya mengamankan SIM dan STNK atas nama Soeng, karena yang bersangkutan tidak mau dibawa ke Pomdam Jaya," tutupnya.

Rikwanto menyebut inisial Kapten A sebagai MA. Sedangkan sebelumnya TNI AD tidak menampik bila nama kapten itu adalah Arluthfi.

(mei/nrl)


Berita Terkait