"Itu dia yang sangat kita sesalkan. Mereka demo sejak Senin (30/4). Mestinya Satpol PP dan polisi tidak jauh dari massa," kata Khamamik, melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis (3/5/2012).
Dia memperkirakan jumlah massa aksi dan petugas keamanan tidak seimbang. Massa yang membakar kantor bupati mencapai 300-an orang. Sedangkan petugas keamanan hanya 150 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa semakin banyak berdatangan hingga Kamis (3/5/2012) siang. Mereka membawa senjata tajam dan langsung membakar kantor bupati. Akibatnya, dua gedung hangus terbakar termasuk seluruh dokumen pemerintahan yang tersimpan di dalamnya.
Massa yang membakar kantor bupati adalah pendukung Wakil Bupati Mesuji Ismail Ishak. Ismail yang dipidana satu tahun karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam penyertaan modal BUMD langsung diberhentikan Mendagri, Gamawan Fauzi, setelah sebelumnya dilantik pada 13 April lalu.
Ismail saat ini masih menjalani hukuman di Lapas Menggala, Tulangbawang. Massa menolak Ismail diberhentikan Mendagri. Surat pemberhentian Ismail sudah ditandatangani Mendagri dan dikirimkan ke Gubernur Lampung.
(rmd/rmd)










































