"Tentu saja ada dampaknya. Karena beliau juga sebagai senior, pernah ketua umum. Kami tidak mengharapkan itu terjadi," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono, di kantor presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Kamis (3/5/2012).
Meski begitu, Menko Kesra ini menilai informasi soal pencalonan JK diusung PD belum jelas. Suara yang muncul masih bersifat individu dan bukan keputusan resmi partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana bila benar-benar terjadi? Agung mengaku tak bisa melarangnya. Urusan capres adalah hak JK dan Partai Demokrat. Yang jelas, Partai Golkar sudah memiliki agenda tersendiri untuk capres.
"Ada pun apakah nanti seorang kader Golkar harus patuh pada Rampimnas ketiga yang digelar bulan Juli nanti di Rapimnas akan dibahas," terangnya.
(mad/mok)










































