"Isu DPD I terima Rp 1 miliar itu tidak benar dan bohong," kata Ical, sapaan akrab Aburizal Bakrie, usai acara Audiensi dengan Ketua Umum Partai Golkar Bersama Jajaran Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan di kediamannya, Jl Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2012).
Ical mengaku tidak mampu untuk memberikan setiap DPD I uang sebesar itu dalam mengumpulkan dukungan. "Kalau saya harus kasih uang ke seluruh DPD I, saya tidak mampu," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kawan-kawan DPD II jangan terpancing isu itu," jelas Ical.
Sebelumnya, Rapimnassus percepatan pencapresan Ical digugat. Ketua DPD II Golkar Banda Aceh, Muntasir Hamir, mengancam akan membongkar borok kemenangan Ical di Munas Pekanbaru.
"Kalau dia memaksakan pencapresan di Rapimnasus, saya akan membongkar bagaimana kemenangan dia di Munas Pekanbaru. Kebetulan saya anggota tim inti," kata Muntasir Hamid saat menghubungi wartawan, Kamis (3/5/2012).
Dia enggak mengungkap apa saja pelanggaran yang dilakukan Ical. Tapi dia mengaku punya data dan akan mengungkapnya jika Rapimnasus Golkar dipaksakan.
"Modusnya ada di saya. Saya ada datanya. Nanti pada saatnya akan saya bongkar," katanya.
(vid/gah)











































